




Karya: TIKA SARI, S.S
Curah hujan ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh pada November 2025 menyebabkan banjir besar yang mengakibatkan ribuan warga mengungsi dan mengalami kerugian material. Melihat kondisi tersebut, keluarga besar Madrasah Aliyah AL- Faseni tergerak untuk melakukan aksi nyata melalui kegiatan penggalangan dana di ruang publik, yaitu pasar, SPBU, dan persimpangan lampu merah.
Kegiatan penggalangan dana dimulai pada 4 Desember 2025 dan melibatkan seluruh unsur sekolah siswa, guru, dan organisasi kesiswaan. Sejak pagi, para siswa tampak berkeliling dengan kotak donasi, membawa poster bertuliskan “Peduli Bencana Banjir Sumut, Sumbar, Aceh 2025”. Ada 9 siswa dan 2 guru yang ikut serta dalam kegiatan ini.
Mereka tersebar di beberapa lokasi strategis:
- Area pasar tradisional di Parit Culum I yang ramai pembeli,
- SPBU/pom bensin di Talang Babat tempat warga sedang mengisi bahan bakar,
- Persimpangan lampu merah di Talang Babat yang dilalui kendaraan dari berbagai arah.
Langkah ini diambil agar kampanye solidaritas menjangkau masyarakat lebih luas.
Antusiasme masyarakat begitu besar. Banyak warga yang menghentikan sejenak aktivitas mereka untuk menyisihkan sebagian rezeki. Di lampu merah, para pengendara dengan senang hati memberikan donasi selama menunggu lampu hijau. Di pasar, para pedagang bahkan membantu mempromosikan aksi ini kepada pembeli.
Salah seorang pengendara yang turut berdonasi mengatakan, “Semangat terus untuk penggalangan dana hari ini”
Kegiatan ini bukan hanya sekadar pengumpulan dana, tetapi juga menjadi momen penting dalam pendidikan karakter. Tujuan dari penggalangan dana ini untuk siswa mengajarkan kepada siswa bahwa kepedulian sosial itu tidak hanya dipelajari, tetapi harus dipraktikkan. Aksi di lapangan membantu mereka memahami arti empati dan tanggung jawab sosial.
Para siswa terlihat bekerja sama, menjaga ketertiban, dan selalu mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya sesuai arahan guru pembimbing.
Aksi ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di Sumut, Sumbar, dan Aceh yang terdampak banjir. Selain itu, kegiatan ini membuktikan bahwa kepedulian dapat hadir dari siapa saja, termasuk para pelajar.
Madrasah Aliyah AL- Faseni berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepekaan sosial dalam diri peserta didiknya.
