
Sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berkarakter, Madrasah Al-Faseni terus mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam berbagai aktivitas pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari. Salah satu bentuk penerapannya adalah kegiatan makan dengan kesadaran (mindful eating), yang mengajarkan peserta didik untuk menikmati makanan dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan adab yang baik. Terlihat pada hari ini Kamis, 23 Juli 2026 pukul 11:45 WIB anak-anak kumpul di Lapangan untuk makan bersama.
Kegiatan ini tidak sekadar mengajarkan tata cara makan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai cinta kepada Allah SWT, cinta kepada sesama, cinta terhadap diri sendiri, serta cinta kepada lingkungan. Sebelum makan, siswa dibiasakan membaca doa, mencuci tangan, dan mempersiapkan diri dengan tenang. Selama makan, mereka diajak untuk fokus pada makanan yang dikonsumsi, tidak berbicara berlebihan, tidak terburu-buru, serta menghabiskan makanan sebagai bentuk penghargaan terhadap nikmat Allah SWT dan jerih payah orang yang telah menyiapkannya.
Melalui pembiasaan makan dengan kesadaran, siswa belajar mengendalikan diri, menghargai makanan, serta memahami pentingnya hidup sehat dan tidak berlebihan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama, termasuk menghindari pemborosan makanan.
Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di Al-Faseni merupakan komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia. Setiap aktivitas keseharian di madrasah diharapkan menjadi media pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, Madrasah Al-Faseni berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, penuh empati, serta memiliki kesadaran untuk mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT. Melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana seperti makan dengan kesadaran, nilai-nilai kebaikan diharapkan tumbuh dan menjadi bagian dari karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
