


Karya : Tika Sari, S.S
MA AL- Faseni mengikuti acara Festival Teater Remaja berupa Monolog yang diselenggarakan pada tanggal 5-7 November 2025. Festival ini dilaksanakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Jambi di Taman Budaya Jambi. Festival monolog tahun 2025 diikuti 74 peserta, yang terdiri dari 49 pelajar dan 24 umum. Siswi MA AL-Faseni bernama Nur Izza Kurnia menampilkan naskah yang berjudul “Kemarau Berdarah”.
Dalam rangka mengembangkan bakat dan minat siswa di bidang seni peran, kegiatan Festival Remaja ini menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus melatih kemampuan berbicara di depan umum dengan penuh penghayatan. Kegiatan ini juga dapat menambah kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kebudayaan daerah.
Nur Izza Kurnia, siswi MA AL- Faseni, mengaku sangat senang bisa ikut serta dalam perlombaan ini. “Melalui monolog, saya bisa belajar mengekspresikan perasaan dan pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Selain itu, saya juga jadi lebih percaya diri untuk tampil di depan banyak orang,” ujarnya.
Guru pembimbing seni teater, Ibu Tika Sari, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai pendidikan yang tinggi. “Monolog bukan sekadar seni berbicara, tetapi juga melatih empati, imajinasi, dan kemampuan memahami karakter manusia. Ini sangat bermanfaat bagi perkembangan pribadi siswa,” jelasnya.
Penampilan para peserta dinilai berdasarkan penghayatan, intonasi suara, ekspresi, serta pesan yang tersampaikan melalui naskah yang dibawakan. Selain bersaing, para peserta juga saling memberikan dukungan dan semangat, menciptakan suasana kompetisi yang positif dan penuh kekeluargaan.
Melalui perlombaan monolog ini, diharapkan siswa semakin mencintai seni peran serta mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, dan kecintaan terhadap kebudayaan Indonesia. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda siap berperan aktif dalam melestarikan dan mengembangkan kesenian di masa depan.
